I grew up in this town, my poetry was born between the hill and the river, it took its voice from the rain, and like the timber, it steeped itself in the forests. -Pablo Neruda

Minggu, 12 Agustus 2012

Mata Berkaca

Mata berkaca-kaca...
Banyak yang telah disaksikan, entah itu baik; buruk pun entah lah
Hujan pun kunjung berhenti mengalir
Sakit memang, tidak ada air mengalir di atas kepala

Ketahui bahwasanya sendu berakhir liar di dalam kepala
Kelak kamu akan mengetahuinya...
Sembunyi datang duduk tengkurap
Aaah...semua semakin liar dan binal
Fisik adalah imajinasi; pikiran adalah fakta yang tertutup selaput
Yaa...semua berakhir dengan tidak jelas




Mata berkaca-kaca...
Hujan hanya utopia saat ini
Pelan-pelan...sepertinya ada yang salah dengan kata-kata
Sedu-sedan, tolong!
Hargai lah apa yang telah diberikan...
Hujan, sampaikan lah apa yang ingin kamu sampaikan...
Suara ini semakin berisik namun mulai berbisik
Kendati pun mata berkaca-kaca...
Hujan sepertinya tetap fatamorgana; utopia berkelanjutan...
Yaa...utopia berkelanjutan...


-Rainless 04-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar