I grew up in this town, my poetry was born between the hill and the river, it took its voice from the rain, and like the timber, it steeped itself in the forests. -Pablo Neruda

Senin, 13 Februari 2012

"N"




Sebuah catatan berakhir pada huruf N. Tidak terkecuali diawali N. Lingkaran pun bertitik pusat pada huruf N.
Bosan, tentunya memikirkan huruf N yang muncul tiap saat...
Aku lesu sungguh. Ingin tidur.
Tapi huruf N terus mengganggu pikiran.
Lihat saja tarian nikmat, seperti menyaksikan binatang liar berdansa.
Keluar masuk...ah, dunia sudah terbalik.
Tak sedikit pun ada kebenaran itu muncul di sisi terang.
N, huruf membingungkan...
Keterlaluan jika memang tidak terpecahkan, tapi sungguh aku lemas.
Istirahat kata tabu sepertinya.
Benarkah ada sesuatu di balik semua kata seperti maksud sebuah puisi?
Mesum, pikiran ini terlalu menjorok ke arah negatif.
Sejujurnya...ini bukan sekedar cerita...tapi ungkapan.
Huruf N adalah kata untukku...
Sesuatu yang berharga dan terus kulindungi entah sampai kapan aku menyebutnya, memanggilnya dan menganggukan kepala di hadapannya.
Tidak pernah...jangan pernah...tapi aku pernah.
Huruf N...ini petunjuk.


-Surat Berangka Huruf-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar