I grew up in this town, my poetry was born between the hill and the river, it took its voice from the rain, and like the timber, it steeped itself in the forests. -Pablo Neruda

Sabtu, 30 April 2011

Ruang Hampa

Kemarin aku hampir menemukan dunia tanpa daratan
Letaknya di bagian terdalam bola mata.
Aku menelusurinya tanpa menapak,
berjalan tanpa alas,
seperti melayang tanpa sayap...

Lanskapnya tidak berbentuk gunung, laut, lembah...
semua langit hitam gelap.

'Itulah yang hampir kutemukan kemarin malam', aku bergumam.
'Indah sekali warna hitam tanpa goresan pena Tuhan, seandainya memang aku berhasil menemukannya...', aku kembali bergumam.
'Sementara aku menemukannya di bagian terdalam bola mata, aku dalam keadaan telanjang tak bersenyawa dengan lingkungan,
seperti berada di ruang hampa tak berudara...'.
Tidak boleh ada yang menyelamatkanku dari kegelapan ini...
aku senang berada di antara ada dan tiada...
aku ingin melukiskan graviti yang berbeda antara dunia dan surga...
dan aku ingin menemukan dunia tanpa daratan, dunia tanpa manusia, dunia tanpa siapa dan apa-apa, dunia tanpa bentuk...karena keindahan hanyalah percikan cahaya diantara kegelapan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar